gallery/graphic2

Yayasan Vesta Indonesia adalah sekelompok relawan muda yang melakukan pendidikan kesehatan kepada masyarakat dengan menggunakan dan menerapka strategi yang edukatif dan melibatkan masyarakat dalam aktifitasnya untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Human Immuno Defisiensi Virus (HIV) dan Aquired Immuno Defisiensi Syndrome (AIDS) adalah fakta yang tidak bisa dipungkiri keberadaannya. Sebuah fenomena masyarakat yang meliputi multi dimensi.  Angka kasus HIV dan AIDS selalu ada dari waktu ke waktu, bukannya semakin menurun, justru meningkat dari tahun ke tahun. Praktek perilaku berisiko adalah penyebab terus menerus terjadinya epidemi ini di masyarakat. Selain itu ada hal lain yang menjadi perhatian yaitu tentang permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di bidang pelayanan kesehatan terkait HIV dan AIDS. Semua kondidi tersebut menunjukkan program Intervensi Perubahan Perilaku (IPP) dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS secara holistik dan konprehensif tentang HIV dan AIDS merupakan kebutuhan bagi masyarakat di Indonesia termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pada bulan Agustus 2003, beberapa orang muda berkumpul mendiskusikan upaya penanggulangan HIV dan AIDS di Daerah Istimewa Yogyakarta yang bermuara pada timbulnya gagasan untuk membentuk sebuah organisasi yang berorientasi pada upaya pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS secara holistik dan konprehensif.  Gagasan ini kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan sebuah kelompok yang terdiri dari beberapa orang muda yang memiliki visi dan misi yang selaras yang memulai aktifitasnya pada bulan September 2003 dengan melakukan berbagai aksi penyebaran informasi dan pencegahan HIV dan AIDS. Kelompok orang muda ini menjelma menjadi sebuah organisasi pada 15 Februari 2004 dengan nama Vesta sekaligus menjadi tanggal kelahiran Vesta.

Pada tanggal 10 Januari 2005 dengan akte notaris no 11/10-01-2005, Vesta dikukuhkan sebagai lembaga yang berbadan hukum untuk memayungi kegiatan-kegiatan yang bergerak di bidang pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS. Pada tanggal 24 Oktober 2015 nama Vesta secara resmi diubah menjadi Yayasan Vesta Indonesia (YVI).

DASAR PEMIKIRAN

VISI

Mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dan sejahtera terhindar dari permasalahan HIV & AIDS serta permasalahan kesehatan masyarakat lainnya yang terkait erat dengan HIV dan AIDS berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945.

MISI

Melakukan pendidikan kesehatan kepada masyarakat dalam upaya pencegahan penularan HIV dengan menggunakan strategi yang edukatif dan melibatkan masyarakat dalam aktifitasnya.
Melakukan pembangunan masyarakat berdasarkan potensi dan kearifan lokal untuk mendorong penerimaan masyarakat terhadap ODHA.

 

VISI & MISI

PRINSIP

Prinsip adalah segala sesuatu yang menjadi landasan fikir, landasan sikap dan landasan perilaku. Prinsip kelembagaan Vesta:

Menjunjung tinggi nilai – nilai kemanusiaan, hak asasi manusai dan kesetaraan gender.
Menghormati, mengakui dan menerima keragaman seksualitas termasuk tentang jenis kelamin, gender dan orientasi seksual.
Menerima keragaman nilai dan tidak memaksakan nilai tertentu pada orang lain.
Memandang setiap manusia  sebagai subyek yang setara.

 

ETOS KERJA

Etos kerja adalah nilai – nilai yang menjadi landasan bagi relawan Yayasan Vesta Indonesia dalam melakukan program intervensi perubahan perilaku (IPP) dalam penanggulangan HIV dan AIDS serta program kesehatan masyarakat lainnya yang terkait erat dengan HIV dan AIDS. Etos kerja relawan Vesta tersebut adalah:

  • - Tulus
  • - Berfikiran positif
  • - Gigih
  • - Jujur
  • - Bertanggung jawab
  • - Rendah hati
  • - Setara
  • - Obyektif
  • - Bijaksana
  • - Bersahabat dan ramah
  • - Gotong – royong
PRINSIP & ETOS KERJA